
Vintage fashion, sekarang ini telah menjadi style yang cukup digandrungi oleh banyak anak muda. Interest masyarakat dengan style vintage cukup tinggi dan bahkan beberapa selebritis menganggap ini sebagai ciri khas tersendiri. Nah, ngomongin vintage, nih, nggak ada abisnya. Vintage dikategorikan dalam beberapa jenis, ada vintage hasil sisa produksi di taon 70’an, yaitu masih totally new belum dipakai dan tidak cacat. Ada juga vintage second hand, yaitu memang vintage yang di beli oleh orang pertama di taon 70’an, barangnya sudah lecek dan agak lusuh. Kemudian ada juga vintage yang di produksi ulang yaitu hanya gunakan teknik supaya terlihat old skul.

Bicara barang-barang vintage, saya teringat Pasar Atom yang banyak menjual barang second hand. Sekalipun bekas, tapi layak pakai dan terlihat menarik dan classic. Di sisi lain, memang wajar jika ada orang yang merasa jengah atau takut menggunakan lagi pakaian bekas yang tidak diketahui pemilik aslinya. Tapi, semua itu kan tergantung dari selera kita masing-masing. Bagi yang hobi vintage akan merasakan satu kebanggaan tersendiri ketika bisa menemukan dan menggunakan barang bekas yang mereka cari.
Kalau Anda merasa tertarik bergaya ala vintage, tidak ada salahnya mengunjungi Pasar Baru tepatnya Pasar Atom. Pasar ini, banyak menawarkan beraneka ragam model baju dan macam-macam barang lainnya. Anda bisa memilih, atau mengekspresikan gaya Anda ketika menemukan pakaian vintage yang sedang dicari. Pokoknya bebas, sepanjang tetap sopan dan berhati-hati, namanya juga di pasar.
Hunting di Pasar Atom, tidak seperti di flea market umumnya, katakanlah senen (poncol) yang juga cukup terkenal dengan pakaian vintage. Di Pasar Atom ini, Anda akan disejukan oleh AC, karena pasar ini berada dalam ruangan. Jadi, Anda akan merasa nyaman ketika memilih barang yang Anda suka terbebas dari panas dan hujan.
Beraneka pakaian dan perlengkapan bisa ditemukan di pasar ini, seperti, jam tangan, tas, bed cover, sepatu bahkan pakaian renang bekas, pun, juga bisa ditemukan. Sekalipun semua barang disini rata-rata tergolong bekas, walaupun tidak semua baju yang ditemukan disini adalah barang bekas. Pada hari libur tempat ini selalu menjadi tempat hunting yang cukup favorit.
Biasanya para pengunjung banyak yang hunting baju, karena baju yang lebih mendominasi dijual disini. Harga yang ditawarkan, juga sangat bisa diterima kantong kita, apalagi bagi kami yang berstatus mahasiswa. Bayangkan, dengan uang Rp. 5 ribu saja, kita bisa menambah beberapa koleksi baju dilemari. Yang jika dibandingkan dengan membeli baju baru, jumlah selisihnya sangat terlihat, tapi yang namanya selera tetap tergantung pada kita masing-masing.
Happy hunting guys...you don’t need a branded and expensive stuff to looks vintage…=)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar